CERITA 1:
Ditengah derasnya hujan angin, sosok bung Karno yang
kala itu masih menjadi bocah angon berlari kecil menelusuri jalan
setapak menuju bukit gorong, yang terletak disebelah kanan sungai Penyu
Cilacap, Jawa tengah. Beliau membawa satu amanat dari salah satu
gurunya KH. Rifai bin Soleh Al Yamani (Hadrotul maut), Banyuwangi, Jawa
Timur.
Sebagai seorang pemikir handal yang mempercayai
suatu kehidupan alam lain, beliau kerap mengasingkan diri dalam fenomena
yang tak layak pada umumnya, yaitu selalu bertirakat dari satu gua
kumuh, bebukitan terjal , hutan belantara hingga tempat wingit lainnya.
Kisah
ini terjadi pada jum’at legi, bulan maulud 1937H. Berawal dari sebuah
mimpi yang dialaminya. Di suatu malam, beliau didatangi seekor naga
besar yang ingin ikut serta mendampingi hidupnya. Naga itu mengenalkan
dirinya bernama, Sanca Manik Kali Penyu, yang tinggal didalam bukit
Gorong, kepunyaan dari Ibu Ratu Nyi Blorong, yang melegendaris.
Dengan
kejelasan mimpinya, Bung Karno, langsung menemui KH. Rifai, yang kala
itu sangat masyhur namanya. Lalu sang kyai memberinya berupa amalan atau
sejenis doa Basmalah, yang konon bisa mewujudkan benda gaib menjadi
nyata.
Lewat suatu komtemplasi dan prosesi ritual panjang,
akhirnya Bung Karno, ditemui sosok wanita cantik yang tak lain adalah
Nyi Blorong sendiri.
"Andika!! Derajatmu wes tibo neng
arep, siap nampi mahkota loro, lan iki mung ibu iso ngai bibit
kejembaran soko nagara derajat, kang manfaati soko derajatmu ugo wibowo
lan rejekimu serto asih penanggihan" terang Nyi Blorong.
Yang
arti dari ucapan tadi kurang lebihnya; "Anakku!! Sebentar lagi kamu
akan menjadi manusia yang mempunyai dua derajat sekaligus (Pemimpin umat
manusia dan bangsa gaib yang disebut sebagai istilah/ Rijalul gaib).
Saya hanya bisa memberikan sebuah mustika yang manfaatnya sebagai,
ketenangan hatimu, keluhuran derajat, wibawa, kerejekian serta
pengasihan yang akan membawamu dipermudah dalam segala tujuan"
Mustika
yang dimaksud tak lain berupa paku bumi, jelmaan dari seekor naga
sakti, Sanca Manik, yang didalam mulutnya terdapat satu buah batu merah
delima bulat berwarna merah putih crystal.(Bisa dilihat dalam gambar
atas) symbol dari bendera merah putih/ negara Indonesia.
Sebagai
sosok mumpuni sekaligus hobbiis dalam dunia supranatural, (7) bulan,
dari kedapatan mustika Sanca Manik, beliau pun bermimpi kembali. Yang
mana didalam mimpinya sosok Kanjeng Sunan KaliJaga beserta ibu Ratu
Kidul Pajajaran (suami istri) menyuruh Bung Karno, datang ke bukit
Tinggi Pelabuhan Ratu, Sukabumi- Jawa Barat.
"Datanglah
Nak ketempatku!!! Kusiapkan jodoh dari pemberian Putranda (Nyi Blorong)
yang kini telah kau terima, tak pantas melati tanpa kembang kenanga,
lelaki tanpa adanya wanita"
Tentunya sebagai seorang yang
berpengalaman dalam pengolahan bathiniyah, Bung Karno, adalah salah satu
bocah yang sangat paham akan makna sebuah mimpi. Dalam hal ini beliau
menyakini bahwa mimpi yang barusan dialaminya adalah bagian dari
kebenaran.
Dengan meminta bantuan kepada, Kartolo Harjo,
asal dari kota Pekalongan, yang kala itu dianggap orang paling kaya,
merekapun hari itu juga langsung menuju lokasi yang dimaksud, dengan
membawa sedan cw keluaran tahun 1889.
Kisah perjalanan
menuju Pelabuhan Ratu, ini cukup memakan waktu panjang, pasalnya
disetiap daerah yang dilaluinya Bung Karno, selalu diberhentikan oleh
seseorang yang tidak dikenal.
Mereka berebut memberikan
sesuatu pada sosok kharismatik berupa pusaka maupun bentuk mustika. Hal
semacam ini sudah sewajarnya dalam dunia keparanormalan sejak zaman
dahulu kala, dimana ada sosok yang bakal menjadi cikal seorang pemimpin,
maka seluruh bangsa gaibiah akan dengan antusiasnya berebut memamerkan
dirinya untuk bisa sedekat mungkin dengannya.
Untuk
mengungkapkan lebih lanjut perjalanan Bung Karno menuju Pelabuhan Ratu,
yang dimulai pada hari Kamis pon, ba’da subuh, Syawal 1938H, pertama
kalinya perjalanan ini dimulai dari kota Klaten Jawa Tengah.
Ditengah
hutan Roban, Semarang, beliau diminta turun oleh sosok hitam berambut
jambul, yang mengaku bernama, Setopati asal dari bangsa jin, dan
memberikan pusaka berupa cundrik kecil, berpamor Madura dengan besi
warna hitam legam. Manfaatnya, sebagai wasilah bisa menghilang.
Juga saat melintas kota Brebes dan Cirebon, beliau disuruh turun oleh (empat) orang yang tidak dikenal
1.
Bernama kyai Paksa Jagat, dari bangsa Sanghiyang, memberikan sebuah
keris berluk- 5, manfaatnya sebagai wasilah, tidak bisa dikalahkan dalam
beragumen.
2. Bernama Nyai sempono, asal dari Selat
Malaka, yang ngahyang sewaktu kejadian Majapahit dikalahkan oleh Demak
Bintoro, beliau memberikan sebuah tusuk konde yang dinamai, Paku Raksa
Bumi, manfaatnya, mempengaruhi pikiran manusia.
3. Bernama
Kyai Aji, asal dari siluman Seleman, beliau memberikan sebuah pusaka
berupa taring macan, manfaatnya, sebagai kharisma dan kedudukan derajat.
4.
Bernama Ki Jaga Rana, memberikan sebuah batu mustika koplak, berwarna
merah cabe, manfaatnya sebagai daya tahan tubuh dari segala cuaca.
Lalu
saat melintas hutan Tomo Sumedang, beliaupun dihadang oleh seorang
nenek renta yang mengharuskannya turun dari mobil, mulanya Bung Karno,
enggan turun, namun saat melaluinya untuk terus melajukan mobil yang
dikendarinya, ternyata mobil tersebut tidak bisa jalan sama sekali,
disitu beliau diberikan satu buah mustika Yaman Ampal, sebagai wasilah
kebal segala senjata tajam.
Juga saat melintas digerbang
perbatasan Sukabumi, beliau dihadang oleh segerombolan babi hutan, yang
ternyata secara terpisah, salah satu dari binatang tadi meninggalkan
satu buah mustika yang memancarkan sinar kemerahan berupa cungkup kecil
yang didalamnya terdapat satu buah batu merah delima mungil.
Sesampainya
ditempat yang dituju, Bung Karno dan temanya mulai mempersiapkan rambe
rompe berupa sesajen sepati, sebagai satu penghormatan kepada seluruh
bangsa gaib yang ada ditempat itu, tepatnya malam rabo kliwon, Bung
Karno, mulai mengadakan ritual khususiah secara terpisah dengan
temannya, semua ini beliau lakukan agar jangan sampai menggangu satu
sama lainnya dalam aktifitas menuju suatu penghormatan kepada bangsa
gaib yang mengundangnya.
Dua malam beliau melakukan ritual
tapa brata, dengan cara sikep kejawen yang biasa dilakukannya saat
menghadapi penghormatan kepada bangsa gaib, lepas pukul 24.00, seorang
bersorban dan wanita cantik yang tiada tara datang menghampirinya,
mereka berdua tak lain adalah Sunan kaliJaga dan Nyimas Nawang wulan
Sari Pajajaran, yang sengaja mengundangnya.
"Anakku!!!
Dalam menghadapi peranmu yang sebentar lagi dimulai, Ibu hanya bisa
memberikan sementara sejodoh mustika yang diambil dari dasar laut
Nirsarimayu (dasar laut pantai selatan sebelah timur kaputrennya) ini
mustika jadohnya dari yang sudah kamu pegang saat ini,gunakanlah mustika
ini sebagai wasilah kerejekian guna membantu orang yang tidak mampu,
sebab inti dari kekuataqn yangterkandung didalamnya, bisa memudahkan
segala urusan duniawiah sesulit apapun" Lalu setelah berucap demikian,
kedua sang tokoh pun langsung menghilang dfari pandangannya.
Kini tinggal Bung karno, sendirian yang langsung menelaah segala ucapan dari Ibu Ratu, barusan.
Di
dalam tatacara ilmu supranatural, cara yang dilakukan oleh Bung karno,
diam menafakuri setelah kedapatan hadiah dari bangsa gaib tanpa harus
meninggalkan tempat komtemplasi terlebih dahulu, adalah suatu tatakrama
yang sangat dihormati oleh seluruh bangsa gaib dan itu dinamakan, Sikep
undur/ tatkrama perpisahan.
Dari kejadian itu Bung Karno,
langsung mengambil sikap diam dalam perjalanan pulang sambil berpuasa
hingga sampai rumah/ tempat kembali semula, cara seperti ini disebut
sebagai, Ngaulo hamba/ mentaati pelaturan gaib supaya apa yang sudah
dimilikinya bisa bermanfaat lahir dan bathin.
Jumat, 31 Januari 2014
Benarkah ada emas peninggalan Soekarno?
Suparman ditangkap polisi karena menggadaikan mobil rental di Surabaya.
Dia kehabisan uang untuk modal memburu harta karun peninggalan Soekarno. Kasus seperti Suparman ini bukan pertama kali terjadi. Sejak dulu, ribuan orang mati-matian memburu harta karun peninggalan Soekarno.
Konon dana revolusi itu disimpan dalam bentuk-bentuk batangan emas bernilai triliunan rupiah. Sebagian lagi menyebut uang itu disimpan dalam rekening di bank Swiss. Benarkah Soekarno meninggalkan harta karun itu? Sekadar mitos atau fakta?
"Semua tentang dana revolusi ini tidak jelas. Tidak tahu berapa besarnya, apakah ini benar atau tidak. Semua ini cuma isu," ujar sejarawan Asvi Warman Adam kepada merdeka.com, Selasa (8/5).
Asvi ragu Soekarno benar-benar meninggalkan harta berpeti-peti emas. Dia menceritakan tahun 1960an, ada program pembangunan patung Antariksa yang sekarang dikenal sebagai patung Pancoran. Saat itu Edhi Sunarso yang memimpin proyek mengeluhkan kekurangan dana pada Soekarno. Saat itu pula Soekarno menyuruh Sunarso menjualkan mobilnya untuk biaya pengerjaan patung tersebut.
"Dengan contoh ini kita bisa mengambil kesimpulan, kalau Soekarno punya uang, kalau Soekarno punya uang buat apa dia menjual mobilnya segala. Cukup ambil saja dari emas itu," terang Asvi.
Asvi menjelaskan memang ada harta peninggalan Soekarno yang disimpan di Istana Merdeka. Harta itu sempat didata oleh Kolonel Maulwi Saelan yang saat itu menjabat wakil komandan Tjakra Birawa. Ada beberapa lukisan dan barang berharga milik Soekarno. Tidak jelas kemana barang-barang ini setelah Soekarno lengser.
"Dulu kan saat Soekarno meninggalkan Istana dia hanya membawa bendera pusaka, bahkan hanya bersendal dan berpakaian seadanya. Nah kemana harta Soekarno yang di Istana itu? Apakah dicuri atau dimana? Ini yang harusnya diusut," kata Asvi.
Asvi pun tidak yakin dengan orang-orang yang mengaku tahu soal harta karun Soekarno. Apalagi jika sampai menyerempet hal-hal gaib. Dia yakin hal itu tidak bisa dipertanggungjawabkan.
"Itu tidak pernah jelas," katanya.
Konon dana revolusi itu disimpan dalam bentuk-bentuk batangan emas bernilai triliunan rupiah. Sebagian lagi menyebut uang itu disimpan dalam rekening di bank Swiss. Benarkah Soekarno meninggalkan harta karun itu? Sekadar mitos atau fakta?
"Semua tentang dana revolusi ini tidak jelas. Tidak tahu berapa besarnya, apakah ini benar atau tidak. Semua ini cuma isu," ujar sejarawan Asvi Warman Adam kepada merdeka.com, Selasa (8/5).
Asvi ragu Soekarno benar-benar meninggalkan harta berpeti-peti emas. Dia menceritakan tahun 1960an, ada program pembangunan patung Antariksa yang sekarang dikenal sebagai patung Pancoran. Saat itu Edhi Sunarso yang memimpin proyek mengeluhkan kekurangan dana pada Soekarno. Saat itu pula Soekarno menyuruh Sunarso menjualkan mobilnya untuk biaya pengerjaan patung tersebut.
"Dengan contoh ini kita bisa mengambil kesimpulan, kalau Soekarno punya uang, kalau Soekarno punya uang buat apa dia menjual mobilnya segala. Cukup ambil saja dari emas itu," terang Asvi.
Asvi menjelaskan memang ada harta peninggalan Soekarno yang disimpan di Istana Merdeka. Harta itu sempat didata oleh Kolonel Maulwi Saelan yang saat itu menjabat wakil komandan Tjakra Birawa. Ada beberapa lukisan dan barang berharga milik Soekarno. Tidak jelas kemana barang-barang ini setelah Soekarno lengser.
"Dulu kan saat Soekarno meninggalkan Istana dia hanya membawa bendera pusaka, bahkan hanya bersendal dan berpakaian seadanya. Nah kemana harta Soekarno yang di Istana itu? Apakah dicuri atau dimana? Ini yang harusnya diusut," kata Asvi.
Asvi pun tidak yakin dengan orang-orang yang mengaku tahu soal harta karun Soekarno. Apalagi jika sampai menyerempet hal-hal gaib. Dia yakin hal itu tidak bisa dipertanggungjawabkan.
"Itu tidak pernah jelas," katanya.
Kisah Mistis Bung Karno dan Pusaka Gaib
Ditengah derasnya hujan angin, sosok bung Karno yang kala itu masih
menjadi bocah angon berlari kecil menelusuri jalan setapak menuju bukit
gorong, yang terletak disebelah kanan sungai Penyu Cilacap, Jawa
tengah. Beliau membawa satu amanat dari salah satu gurunya KH. Rifai bin
Soleh Al Yamani (Hadrotul maut), Banyuwangi, Jawa Timur.
Sebagai seorang pemikir handal yang mempercayai suatu kehidupan alam lain, beliau kerap mengasingkan diri dalam fenomena yang tak layak pada umumnya, yaitu selalu bertirakat dari satu gua kumuh, bebukitan terjal , hutan belantara hingga tempat wingit lainnya.
Kisah ini terjadi pada jum’at legi, bulan maulud 1937H. Berawal dari sebuah mimpi yang dialaminya. Di suatu malam, beliau didatangi seekor naga besar yang ingin ikut serta mendampingi hidupnya. Naga itu mengenalkan dirinya bernama, Sanca Manik Kali Penyu, yang tinggal didalam bukit Gorong, kepunyaan dari Ibu Ratu Nyi Blorong, yang melegendaris.
Dengan kejelasan mimpinya, Bung Karno, langsung menemui KH. Rifai, yang kala itu sangat masyhur namanya. Lalu sang kyai memberinya berupa amalan atau sejenis doa Basmalah, yang konon bisa mewujudkan benda gaib menjadi nyata.
Lewat suatu komtemplasi dan prosesi ritual panjang, akhirnya Bung Karno, ditemui sosok wanita cantik yang tak lain adalah Nyi Blorong sendiri.
"Andika!! Derajatmu wes tibo neng arep, siap nampi mahkota loro, lan iki mung ibu iso ngai bibit kejembaran soko nagara derajat, kang manfaati soko derajatmu ugo wibowo lan rejekimu serto asih penanggihan" terang Nyi Blorong.
Yang arti dari ucapan tadi kurang lebihnya; "Anakku!! Sebentar lagi kamu akan menjadi manusia yang mempunyai dua derajat sekaligus (Pemimpin umat manusia dan bangsa gaib yang disebut sebagai istilah/ Rijalul gaib). Saya hanya bisa memberikan sebuah mustika yang manfaatnya sebagai, ketenangan hatimu, keluhuran derajat, wibawa, kerejekian serta pengasihan yang akan membawamu dipermudah dalam segala tujuan"
Mustika yang dimaksud tak lain berupa paku bumi, jelmaan dari seekor naga sakti, Sanca Manik, yang didalam mulutnya terdapat satu buah batu merah delima bulat berwarna merah putih crystal.(Bisa dilihat dalam gambar atas) symbol dari bendera merah putih/ negara Indonesia.
Sebagai sosok mumpuni sekaligus hobbiis dalam dunia supranatural, (7) bulan, dari kedapatan mustika Sanca Manik, beliau pun bermimpi kembali. Yang mana didalam mimpinya sosok Kanjeng Sunan KaliJaga beserta ibu Ratu Kidul Pajajaran (suami istri) menyuruh Bung Karno, datang ke bukit Tinggi Pelabuhan Ratu, Sukabumi- Jawa Barat.
"Datanglah Nak ketempatku!!! Kusiapkan jodoh dari pemberian Putranda (Nyi Blorong) yang kini telah kau terima, tak pantas melati tanpa kembang kenanga, lelaki tanpa adanya wanita"
Tentunya sebagai seorang yang berpengalaman dalam pengolahan bathiniyah, Bung Karno, adalah salah satu bocah yang sangat paham akan makna sebuah mimpi. Dalam hal ini beliau menyakini bahwa mimpi yang barusan dialaminya adalah bagian dari kebenaran.
Dengan meminta bantuan kepada, Kartolo Harjo, asal dari kota Pekalongan, yang kala itu dianggap orang paling kaya, merekapun hari itu juga langsung menuju lokasi yang dimaksud, dengan membawa sedan cw keluaran tahun 1889.
Kisah perjalanan menuju Pelabuhan Ratu, ini cukup memakan waktu panjang, pasalnya disetiap daerah yang dilaluinya Bung Karno, selalu diberhentikan oleh seseorang yang tidak dikenal.
Mereka berebut memberikan sesuatu pada sosok kharismatik berupa pusaka maupun bentuk mustika. Hal semacam ini sudah sewajarnya dalam dunia keparanormalan sejak zaman dahulu kala, dimana ada sosok yang bakal menjadi cikal seorang pemimpin, maka seluruh bangsa gaibiah akan dengan antusiasnya berebut memamerkan dirinya untuk bisa sedekat mungkin dengannya.
Untuk mengungkapkan lebih lanjut perjalanan Bung Karno menuju Pelabuhan Ratu, yang dimulai pada hari Kamis pon, ba’da subuh, Syawal 1938H, pertama kalinya perjalanan ini dimulai dari kota Klaten Jawa Tengah.
Ditengah hutan Roban, Semarang, beliau diminta turun oleh sosok hitam berambut jambul, yang mengaku bernama, Setopati asal dari bangsa jin, dan memberikan pusaka berupa cundrik kecil, berpamor Madura dengan besi warna hitam legam. Manfaatnya, sebagai wasilah bisa menghilang.
Juga saat melintas kota Brebes dan Cirebon, beliau disuruh turun oleh (empat) orang yang tidak dikenal
1. Bernama kyai Paksa Jagat, dari bangsa Sanghiyang, memberikan sebuah keris berluk- 5, manfaatnya sebagai wasilah, tidak bisa dikalahkan dalam beragumen.
2. Bernama Nyai sempono, asal dari Selat Malaka, yang ngahyang sewaktu kejadian Majapahit dikalahkan oleh Demak Bintoro, beliau memberikan sebuah tusuk konde yang dinamai, Paku Raksa Bumi, manfaatnya, mempengaruhi pikiran manusia.
3. Bernama Kyai Aji, asal dari siluman Seleman, beliau memberikan sebuah pusaka berupa taring macan, manfaatnya, sebagai kharisma dan kedudukan derajat.
4. Bernama Ki Jaga Rana, memberikan sebuah batu mustika koplak, berwarna merah cabe, manfaatnya sebagai daya tahan tubuh dari segala cuaca.
Lalu saat melintas hutan Tomo Sumedang, beliaupun dihadang oleh seorang nenek renta yang mengharuskannya turun dari mobil, mulanya Bung Karno, enggan turun, namun saat melaluinya untuk terus melajukan mobil yang dikendarinya, ternyata mobil tersebut tidak bisa jalan sama sekali, disitu beliau diberikan satu buah mustika Yaman Ampal, sebagai wasilah kebal segala senjata tajam.
Juga saat melintas digerbang perbatasan Sukabumi, beliau dihadang oleh segerombolan babi hutan, yang ternyata secara terpisah, salah satu dari binatang tadi meninggalkan satu buah mustika yang memancarkan sinar kemerahan berupa cungkup kecil yang didalamnya terdapat satu buah batu merah delima mungil.
Sesampainya ditempat yang dituju, Bung Karno dan temanya mulai mempersiapkan rambe rompe berupa sesajen sepati, sebagai satu penghormatan kepada seluruh bangsa gaib yang ada ditempat itu, tepatnya malam rabo kliwon, Bung Karno, mulai mengadakan ritual khususiah secara terpisah dengan temannya, semua ini beliau lakukan agar jangan sampai menggangu satu sama lainnya dalam aktifitas menuju suatu penghormatan kepada bangsa gaib yang mengundangnya.
Dua malam beliau melakukan ritual tapa brata, dengan cara sikep kejawen yang biasa dilakukannya saat menghadapi penghormatan kepada bangsa gaib, lepas pukul 24.00, seorang bersorban dan wanita cantik yang tiada tara datang menghampirinya, mereka berdua tak lain adalah Sunan kaliJaga dan Nyimas Nawang wulan Sari Pajajaran, yang sengaja mengundangnya.
"Anakku!!! Dalam menghadapi peranmu yang sebentar lagi dimulai, Ibu hanya bisa memberikan sementara sejodoh mustika yang diambil dari dasar laut Nirsarimayu (dasar laut pantai selatan sebelah timur kaputrennya) ini mustika jadohnya dari yang sudah kamu pegang saat ini,gunakanlah mustika ini sebagai wasilah kerejekian guna membantu orang yang tidak mampu, sebab inti dari kekuataqn yangterkandung didalamnya, bisa memudahkan segala urusan duniawiah sesulit apapun" Lalu setelah berucap demikian, kedua sang tokoh pun langsung menghilang dfari pandangannya.
Kini tinggal Bung karno, sendirian yang langsung menelaah segala ucapan dari Ibu Ratu, barusan.
Di dalam tatacara ilmu supranatural, cara yang dilakukan oleh Bung karno, diam menafakuri setelah kedapatan hadiah dari bangsa gaib tanpa harus meninggalkan tempat komtemplasi terlebih dahulu, adalah suatu tatakrama yang sangat dihormati oleh seluruh bangsa gaib dan itu dinamakan, Sikep undur/ tatkrama perpisahan.
Dari kejadian itu Bung Karno, langsung mengambil sikap diam dalam perjalanan pulang sambil berpuasa hingga sampai rumah/ tempat kembali semula, cara seperti ini disebut sebagai, Ngaulo hamba/ mentaati pelaturan gaib supaya apa yang sudah dimilikinya bisa bermanfaat lahir dan bathin.
Dalam kisah ini bisa diaambil kesimpulan bahwa, segala sesuatunya bisa bermanfaat, apabila disertai kerja keras dan tetap memegang penghormatan dalam menggunakan apapun yang bersifat gaibiyah, bukan malah sebaliknya, digunakan terhadap tujuan yang kurang bermanfaat atau banyaknya berandai- andai yang mengakibatkan kita jadi malas.
Kisah ini sudah mendapatkan ijin dari Ahlul Khosois, Habib Umar bin Yahya, Pekalongan, habib Nawawi Cirebon, Habib Nur, Indramayu dan Mbah Moh, dari Pertanahan Kebumen Jawa Tengah. Semoga yang kami uraikan tadi bisa diambil hikmah dan manfaatnya.
Sebagai seorang pemikir handal yang mempercayai suatu kehidupan alam lain, beliau kerap mengasingkan diri dalam fenomena yang tak layak pada umumnya, yaitu selalu bertirakat dari satu gua kumuh, bebukitan terjal , hutan belantara hingga tempat wingit lainnya.
Kisah ini terjadi pada jum’at legi, bulan maulud 1937H. Berawal dari sebuah mimpi yang dialaminya. Di suatu malam, beliau didatangi seekor naga besar yang ingin ikut serta mendampingi hidupnya. Naga itu mengenalkan dirinya bernama, Sanca Manik Kali Penyu, yang tinggal didalam bukit Gorong, kepunyaan dari Ibu Ratu Nyi Blorong, yang melegendaris.
Dengan kejelasan mimpinya, Bung Karno, langsung menemui KH. Rifai, yang kala itu sangat masyhur namanya. Lalu sang kyai memberinya berupa amalan atau sejenis doa Basmalah, yang konon bisa mewujudkan benda gaib menjadi nyata.
Lewat suatu komtemplasi dan prosesi ritual panjang, akhirnya Bung Karno, ditemui sosok wanita cantik yang tak lain adalah Nyi Blorong sendiri.
"Andika!! Derajatmu wes tibo neng arep, siap nampi mahkota loro, lan iki mung ibu iso ngai bibit kejembaran soko nagara derajat, kang manfaati soko derajatmu ugo wibowo lan rejekimu serto asih penanggihan" terang Nyi Blorong.
Yang arti dari ucapan tadi kurang lebihnya; "Anakku!! Sebentar lagi kamu akan menjadi manusia yang mempunyai dua derajat sekaligus (Pemimpin umat manusia dan bangsa gaib yang disebut sebagai istilah/ Rijalul gaib). Saya hanya bisa memberikan sebuah mustika yang manfaatnya sebagai, ketenangan hatimu, keluhuran derajat, wibawa, kerejekian serta pengasihan yang akan membawamu dipermudah dalam segala tujuan"
Mustika yang dimaksud tak lain berupa paku bumi, jelmaan dari seekor naga sakti, Sanca Manik, yang didalam mulutnya terdapat satu buah batu merah delima bulat berwarna merah putih crystal.(Bisa dilihat dalam gambar atas) symbol dari bendera merah putih/ negara Indonesia.
Sebagai sosok mumpuni sekaligus hobbiis dalam dunia supranatural, (7) bulan, dari kedapatan mustika Sanca Manik, beliau pun bermimpi kembali. Yang mana didalam mimpinya sosok Kanjeng Sunan KaliJaga beserta ibu Ratu Kidul Pajajaran (suami istri) menyuruh Bung Karno, datang ke bukit Tinggi Pelabuhan Ratu, Sukabumi- Jawa Barat.
"Datanglah Nak ketempatku!!! Kusiapkan jodoh dari pemberian Putranda (Nyi Blorong) yang kini telah kau terima, tak pantas melati tanpa kembang kenanga, lelaki tanpa adanya wanita"
Tentunya sebagai seorang yang berpengalaman dalam pengolahan bathiniyah, Bung Karno, adalah salah satu bocah yang sangat paham akan makna sebuah mimpi. Dalam hal ini beliau menyakini bahwa mimpi yang barusan dialaminya adalah bagian dari kebenaran.
Dengan meminta bantuan kepada, Kartolo Harjo, asal dari kota Pekalongan, yang kala itu dianggap orang paling kaya, merekapun hari itu juga langsung menuju lokasi yang dimaksud, dengan membawa sedan cw keluaran tahun 1889.
Kisah perjalanan menuju Pelabuhan Ratu, ini cukup memakan waktu panjang, pasalnya disetiap daerah yang dilaluinya Bung Karno, selalu diberhentikan oleh seseorang yang tidak dikenal.
Mereka berebut memberikan sesuatu pada sosok kharismatik berupa pusaka maupun bentuk mustika. Hal semacam ini sudah sewajarnya dalam dunia keparanormalan sejak zaman dahulu kala, dimana ada sosok yang bakal menjadi cikal seorang pemimpin, maka seluruh bangsa gaibiah akan dengan antusiasnya berebut memamerkan dirinya untuk bisa sedekat mungkin dengannya.
Untuk mengungkapkan lebih lanjut perjalanan Bung Karno menuju Pelabuhan Ratu, yang dimulai pada hari Kamis pon, ba’da subuh, Syawal 1938H, pertama kalinya perjalanan ini dimulai dari kota Klaten Jawa Tengah.
Ditengah hutan Roban, Semarang, beliau diminta turun oleh sosok hitam berambut jambul, yang mengaku bernama, Setopati asal dari bangsa jin, dan memberikan pusaka berupa cundrik kecil, berpamor Madura dengan besi warna hitam legam. Manfaatnya, sebagai wasilah bisa menghilang.
Juga saat melintas kota Brebes dan Cirebon, beliau disuruh turun oleh (empat) orang yang tidak dikenal
1. Bernama kyai Paksa Jagat, dari bangsa Sanghiyang, memberikan sebuah keris berluk- 5, manfaatnya sebagai wasilah, tidak bisa dikalahkan dalam beragumen.
2. Bernama Nyai sempono, asal dari Selat Malaka, yang ngahyang sewaktu kejadian Majapahit dikalahkan oleh Demak Bintoro, beliau memberikan sebuah tusuk konde yang dinamai, Paku Raksa Bumi, manfaatnya, mempengaruhi pikiran manusia.
3. Bernama Kyai Aji, asal dari siluman Seleman, beliau memberikan sebuah pusaka berupa taring macan, manfaatnya, sebagai kharisma dan kedudukan derajat.
4. Bernama Ki Jaga Rana, memberikan sebuah batu mustika koplak, berwarna merah cabe, manfaatnya sebagai daya tahan tubuh dari segala cuaca.
Lalu saat melintas hutan Tomo Sumedang, beliaupun dihadang oleh seorang nenek renta yang mengharuskannya turun dari mobil, mulanya Bung Karno, enggan turun, namun saat melaluinya untuk terus melajukan mobil yang dikendarinya, ternyata mobil tersebut tidak bisa jalan sama sekali, disitu beliau diberikan satu buah mustika Yaman Ampal, sebagai wasilah kebal segala senjata tajam.
Juga saat melintas digerbang perbatasan Sukabumi, beliau dihadang oleh segerombolan babi hutan, yang ternyata secara terpisah, salah satu dari binatang tadi meninggalkan satu buah mustika yang memancarkan sinar kemerahan berupa cungkup kecil yang didalamnya terdapat satu buah batu merah delima mungil.
Sesampainya ditempat yang dituju, Bung Karno dan temanya mulai mempersiapkan rambe rompe berupa sesajen sepati, sebagai satu penghormatan kepada seluruh bangsa gaib yang ada ditempat itu, tepatnya malam rabo kliwon, Bung Karno, mulai mengadakan ritual khususiah secara terpisah dengan temannya, semua ini beliau lakukan agar jangan sampai menggangu satu sama lainnya dalam aktifitas menuju suatu penghormatan kepada bangsa gaib yang mengundangnya.
Dua malam beliau melakukan ritual tapa brata, dengan cara sikep kejawen yang biasa dilakukannya saat menghadapi penghormatan kepada bangsa gaib, lepas pukul 24.00, seorang bersorban dan wanita cantik yang tiada tara datang menghampirinya, mereka berdua tak lain adalah Sunan kaliJaga dan Nyimas Nawang wulan Sari Pajajaran, yang sengaja mengundangnya.
"Anakku!!! Dalam menghadapi peranmu yang sebentar lagi dimulai, Ibu hanya bisa memberikan sementara sejodoh mustika yang diambil dari dasar laut Nirsarimayu (dasar laut pantai selatan sebelah timur kaputrennya) ini mustika jadohnya dari yang sudah kamu pegang saat ini,gunakanlah mustika ini sebagai wasilah kerejekian guna membantu orang yang tidak mampu, sebab inti dari kekuataqn yangterkandung didalamnya, bisa memudahkan segala urusan duniawiah sesulit apapun" Lalu setelah berucap demikian, kedua sang tokoh pun langsung menghilang dfari pandangannya.
Kini tinggal Bung karno, sendirian yang langsung menelaah segala ucapan dari Ibu Ratu, barusan.
Di dalam tatacara ilmu supranatural, cara yang dilakukan oleh Bung karno, diam menafakuri setelah kedapatan hadiah dari bangsa gaib tanpa harus meninggalkan tempat komtemplasi terlebih dahulu, adalah suatu tatakrama yang sangat dihormati oleh seluruh bangsa gaib dan itu dinamakan, Sikep undur/ tatkrama perpisahan.
Dari kejadian itu Bung Karno, langsung mengambil sikap diam dalam perjalanan pulang sambil berpuasa hingga sampai rumah/ tempat kembali semula, cara seperti ini disebut sebagai, Ngaulo hamba/ mentaati pelaturan gaib supaya apa yang sudah dimilikinya bisa bermanfaat lahir dan bathin.
Dalam kisah ini bisa diaambil kesimpulan bahwa, segala sesuatunya bisa bermanfaat, apabila disertai kerja keras dan tetap memegang penghormatan dalam menggunakan apapun yang bersifat gaibiyah, bukan malah sebaliknya, digunakan terhadap tujuan yang kurang bermanfaat atau banyaknya berandai- andai yang mengakibatkan kita jadi malas.
Kisah ini sudah mendapatkan ijin dari Ahlul Khosois, Habib Umar bin Yahya, Pekalongan, habib Nawawi Cirebon, Habib Nur, Indramayu dan Mbah Moh, dari Pertanahan Kebumen Jawa Tengah. Semoga yang kami uraikan tadi bisa diambil hikmah dan manfaatnya.
Pidato Soekarno Tentang "Peluru kita banyak,Ayo ganyang Malaysia"
Pemerintah Malaysia berniat mematenkan tarian Tor-tor dan Gordang
Sambilan (sembilan gendang) sebagai salah satu warisan negara jiran itu.
Hal ini sontak memicu reaksi dari Indonesia. Sebab, pencaplokan aset
budaya Indonesia bukan kali pertama ini dilakukan Malaysia.
Sebelumnya, Malaysia juga telah beberapa kali mengakui kebudayaan asli Indonesia. Sebut saja, Tari Pendet, alat musik Angklung, Kain Ulos, Lagu Jali-Jali, Motif Batik Parang dan lain sebagainya. Catatan Gerakan Sejuta Data Budaya, klaim Malaysia atas budaya Indonesia kali ini adalah yang ke-23.
Jika melihat sejarah, hubungan Malaysia dan Indonesia pernah memasuki fase-fase terburuk. Pada tahun 1962, Indonesia sempat berkonfrontasi dengan Malaysia. Penyebabnya, Malaysia hendak menggabungkan Brunei, Sabah dan Sarawak ke dalam Federasi Malaysia yang tidak sesuai dengan Persetujuan Manila.
Hal itu sontak mendapat penolakan dari Presiden Soekarno. Pemimpin besar revolusi itu bahkan menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk neo-kolonialisme dan imperialisme gaya baru yang akan mengancam kemerdekaan Indonesia.
Dengan lantang, sang proklamator saat itu menyebut Malaysia sebagai boneka Inggris dan konsolidasi Malaysia hanya akan menambah kontrol Britania di kawasan tersebut.
Sikap keras Presiden Soekarno ditanggapi demonstrasi anti-Indonesia di Kuala Lumpur pada 17 September 1963. Saat itu massa menyerbu KBRI merobek-robek foto Soekarno, membawa lambang negara Garuda Pancasila ke hadapan Perdana Menteri Malaysia kala itu, Tuanku Abdul Rahman dan memaksanya untuk menginjak salah satu simbol negara Indonesia itu.
Sementara di Indonesia, gelombang ketidaksenangan terhadap Malaysia terus berkecamuk. Demonstrasi di dalam negeri pun merebak. Dalam buku 'Indonesian Communism Under Soekarno', massa Partai Komunis Indonesia (PKI), yang saat itu dekat dengan kekuasaan Presiden Soekarno, menjadi yang terdepan dalam demonstrasi. Poster-poster anti-Malaysia memenuhi Jakarta dan kota-kota besar lainnya, seperti Medan dan Surabaya.
Tepatnya pada 16 September 1963, demonstrasi raksasa yang digalang massa PKI menyerbu kantor Kedutaan Besar Inggris dan Malaya di Jakarta. Unjuk rasa itu membuat kerusakan yang luar biasa. Sehari setelahnya, Malaysia memutuskan hubungan diplomatik dengan Indonesia dan di Kuala Lumpur juga berlangsung kontra-demonstrasi.
Amarah Presiden Soekarno terhadap Malaysia pun meledak. Soekarno tak terima demonstrasi anti-Indonesia di Malaysia menginjak-injak lambang negara Indonesia. Bung Karno akhirnya menyerukan kepada seluruh bangsa Indonesia untuk mengganyang Malaysia.
Berikut pidato ganyang Malaysia yang diserukan Bung Karno kala itu.,
"Kalau kita lapar itu biasa
Kalau kita malu itu juga biasa
Namun kalau kita lapar atau malu itu karena Malaysia, kurang ajar!
Kerahkan pasukan ke Kalimantan hajar cecunguk Malayan itu!
Pukul dan sikat jangan sampai tanah dan udara kita diinjak-injak oleh Malaysian keparat itu
Doakan aku, aku kan berangkat ke medan juang sebagai patriot Bangsa, sebagai martir Bangsa dan sebagai peluru Bangsa yang tak mau diinjak-injak harga dirinya.
Serukan serukan keseluruh pelosok negeri bahwa kita akan bersatu untuk melawan kehinaan ini kita akan membalas perlakuan ini dan kita tunjukkan bahwa kita masih memiliki Gigi yang kuat dan kita juga masih memiliki martabat.
Yoo...ayoo... kita... Ganjang...
Ganjang... Malaysia
Ganjang... Malaysia
Bulatkan tekad
Semangat kita badja
Peluru kita banjak
Njawa kita banjak
Bila perlu satoe-satoe!"
apakah kalian terima dengan sikap malaysia yang suka mengklaim budaya kita INDONESIA ? ayo kita rame-rame ganyang malaysia seperti apa kata presiden pertama kita IR SOEKARNO...

Sebelumnya, Malaysia juga telah beberapa kali mengakui kebudayaan asli Indonesia. Sebut saja, Tari Pendet, alat musik Angklung, Kain Ulos, Lagu Jali-Jali, Motif Batik Parang dan lain sebagainya. Catatan Gerakan Sejuta Data Budaya, klaim Malaysia atas budaya Indonesia kali ini adalah yang ke-23.
Jika melihat sejarah, hubungan Malaysia dan Indonesia pernah memasuki fase-fase terburuk. Pada tahun 1962, Indonesia sempat berkonfrontasi dengan Malaysia. Penyebabnya, Malaysia hendak menggabungkan Brunei, Sabah dan Sarawak ke dalam Federasi Malaysia yang tidak sesuai dengan Persetujuan Manila.
Hal itu sontak mendapat penolakan dari Presiden Soekarno. Pemimpin besar revolusi itu bahkan menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk neo-kolonialisme dan imperialisme gaya baru yang akan mengancam kemerdekaan Indonesia.
Dengan lantang, sang proklamator saat itu menyebut Malaysia sebagai boneka Inggris dan konsolidasi Malaysia hanya akan menambah kontrol Britania di kawasan tersebut.
Sikap keras Presiden Soekarno ditanggapi demonstrasi anti-Indonesia di Kuala Lumpur pada 17 September 1963. Saat itu massa menyerbu KBRI merobek-robek foto Soekarno, membawa lambang negara Garuda Pancasila ke hadapan Perdana Menteri Malaysia kala itu, Tuanku Abdul Rahman dan memaksanya untuk menginjak salah satu simbol negara Indonesia itu.
Sementara di Indonesia, gelombang ketidaksenangan terhadap Malaysia terus berkecamuk. Demonstrasi di dalam negeri pun merebak. Dalam buku 'Indonesian Communism Under Soekarno', massa Partai Komunis Indonesia (PKI), yang saat itu dekat dengan kekuasaan Presiden Soekarno, menjadi yang terdepan dalam demonstrasi. Poster-poster anti-Malaysia memenuhi Jakarta dan kota-kota besar lainnya, seperti Medan dan Surabaya.
Tepatnya pada 16 September 1963, demonstrasi raksasa yang digalang massa PKI menyerbu kantor Kedutaan Besar Inggris dan Malaya di Jakarta. Unjuk rasa itu membuat kerusakan yang luar biasa. Sehari setelahnya, Malaysia memutuskan hubungan diplomatik dengan Indonesia dan di Kuala Lumpur juga berlangsung kontra-demonstrasi.
Amarah Presiden Soekarno terhadap Malaysia pun meledak. Soekarno tak terima demonstrasi anti-Indonesia di Malaysia menginjak-injak lambang negara Indonesia. Bung Karno akhirnya menyerukan kepada seluruh bangsa Indonesia untuk mengganyang Malaysia.
Berikut pidato ganyang Malaysia yang diserukan Bung Karno kala itu.,
"Kalau kita lapar itu biasa
Kalau kita malu itu juga biasa
Namun kalau kita lapar atau malu itu karena Malaysia, kurang ajar!
Kerahkan pasukan ke Kalimantan hajar cecunguk Malayan itu!
Pukul dan sikat jangan sampai tanah dan udara kita diinjak-injak oleh Malaysian keparat itu
Doakan aku, aku kan berangkat ke medan juang sebagai patriot Bangsa, sebagai martir Bangsa dan sebagai peluru Bangsa yang tak mau diinjak-injak harga dirinya.
Serukan serukan keseluruh pelosok negeri bahwa kita akan bersatu untuk melawan kehinaan ini kita akan membalas perlakuan ini dan kita tunjukkan bahwa kita masih memiliki Gigi yang kuat dan kita juga masih memiliki martabat.
Yoo...ayoo... kita... Ganjang...
Ganjang... Malaysia
Ganjang... Malaysia
Bulatkan tekad
Semangat kita badja
Peluru kita banjak
Njawa kita banjak
Bila perlu satoe-satoe!"
apakah kalian terima dengan sikap malaysia yang suka mengklaim budaya kita INDONESIA ? ayo kita rame-rame ganyang malaysia seperti apa kata presiden pertama kita IR SOEKARNO...

Pidato Soekarno Tentang "Peluru kita banyak,Ayo ganyang Malaysia"
Biografi Presiden Soekarno.
Sampai sekarang beliau merupakan sosok yang banyak kagumi oleh orang. Soekarno
atau yang lebih akrab dikenal sebagai Bung Karno merupakan Presiden
pertama Indonesia yang berasal dari Blitar, sekaligus sebagai Pahlawan
Proklamasi. Bahkan banyak pemimpin dunia segan terhadap Ir. Soekarno
sebagai Presiden Indonesia. Soekarno yang bernama asli Koesno
Sosrodihardjo dilahirkan di Surabaya pada tangga 6 Juni tahun 1901.
Namun kini namanya berganti Soekarno sebab beliau sering sekali sakit
lantaran namanya yang tidak sesuai. Beliau lahir dari orang tua yang
bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo dan juga ibunya yang bernama Ida Ayu
Nyoman Rai. Semasa hidupnya presiden Indonesia ini memiliki 3 orang
istri dan masing-masing istri memberikan keturunan. Dari istri yang
bernama Fatmawati, beliau dikaruniai 5 orang anak yakni Megawati, Rachmawati, Sukmawati, Guntur dan Guruh. Sedangkan dari Hartini, Soekarno dikaruniai 2 orang anak, yakni Bayu dan Taufan.
Tak banyak yang tahu, jika Soekarno memiliki istri yang merupakan turunan orang Jepang yakni Naoko Nemoto yang berganti nama dengan Ratna Sari Dewi. Dari hasil pernikahannya dengan wanita keturunan Jepang tersebut, menghasilkan keturunan yang bernama Kartika. Sewaktu kecil, beliau tak lama hidup dengan orang tuanya yang ada di Blitar. SD hingga lulus sekolah, beliau justru tinggal dan indekos di Surabaya tepatnya di rumah Haji Oemar Said Tokroaminoto yang merupakan politisi pendiri SI atau Serikat Islam. Setelah kelulusannya, beliau melanjutkan pendidikannya di HBS atau Hoogere Burger School. Pada waktu itu, Soekarno sudah mendapat gemblengan sehingga jiwa nasionalismenya sangat besar.
Lulus dari HBS, tepatnya tahun 1920, Soekarno muda melanjutkan studinya ke THS atau Technische Hoogeschool yang kini bergelar menjadi ITB. Enam tahun kemudian, beliau mendapatkan gelar Ir tepat pada tanggal 25 Mei. Setelah kelulusannya tersebut beliau mengamalkan ajaran Marhaenisme serta menjadi pendiri Partai Nasional Indonesia atau PNI yang dibentuk tanggal 4 Juli tahun 1927. Tujuan di bentuknya partai tersebut adalah agar Indonesia bisa merdeka dari jajahan.
Akibat keberaniannya tersebut, Soekarno dimasukkan dalam penjara milik Belanda yakni penjara suka miskin. Selama berada di penjara, beliau mengandalkan hidupnya kepada sang istri untuk memasok kebutuhan hidupnya. Inggit dibantu kakak iparnya Sukarmini atau Ibu Wardoyo pada saat beliau dipenjara sering mengantarkan makanan untuk Soekarno. Pada saat itulah pengawasan di penjara Suka miskin ini semakin diperketat.
Oleh Belanda, Soekarno dianggap sebagai tahanan cukup berbahaya sebab menghasut orang lain untuk merdeka. Bahkan agar Soekarno tidak bisa mendapatkan informasi yang berasal dari luar penjara, beliau diisolasi bersama tahanan elite. Penghuni tahanan elite ini sebagian besar adalah warga Negara Belanda yang melakukan korupsi, penggelapan dan juga penyelewengan. Justru, ini menjadikan topik pembicaraan Soekarno tidak sesuai dengan para tahanan sebab yang ingin dibicarakan beliau adalah bagaimana untuk memerdekakan Indonesia.
Topik pembicaraan yang biasanya dia dengar adalah soal cuaca, makanan dan hal yang tidak pernah penting. Berada di penjara Suka miskin selama berbulan-bulan, menjadikan Soekarno putus komunikasi dengan para sahabat seperjuangannya. Namun dirinya tak kehilangan akal dan selalu mencari informasi dari luar.
Akhirnya beliau menemukan media yang bisa digunakan sebagai sarana komunikasi dengan istrinya yakni dengan telur. Jika telur yang dibawa berupa telur asin, maka kabar buruk sedang menimpa teman seperjuangan Bung Karno. Akan tetapi beliau hanya bisa menduga saja sebab tak tau persis apa yang sedang terjadi. Soekarno selalu mendapat pengawasan ketat sehingga tak leluasa berbicara dengan Inggit. Setiap barang bawaan yang dibawa oleh Inggit pun selalu mendapat pemeriksaan khusus.
Lama kelamaan Soekarno dan inggit menemukan cara yang dianggap lebih mudah untuk melakukan komunikasi untuk mengelabui tentara Belanda. Meski medianya masih sama berupa telur, namun sekarang cara berbeda diterapkan untuk melakukan komunikasi sebagai kabar di luar penjara. Caranya adalah dengan menusuk jarum ke bagian telur. Jika mendapati kiriman telur dengan satu tusukan, itu artinya adalah kabar baik. Jika telur ditusuk sebanyak dua kali, artinya ada salah seorang teman yang sedang ditangkap. Sedangkan 3 tusukan, maknanya adalah penyergapan kepada aktivis kemerdekaan yang cukup besar.
Soekarno dipenjara pada tahun 1929 Desember, dan dibebaskan akhir bulan Desember tahun 1931. Selama menjalani hukuman di penjara Suka miskin ini Soekarno tak pernah sekalipun dijenguk kedua orang tuannya yang bermukim di Blitar. Berdasarkan penuturan kakaknya yakni Ibu wardoyo, kedua orang tuanya tersebut tidak sanggup jika harus melihat anak kesayangannya berada di penjara dan tak berdaya.
Selama di Suka miskin kondisi Soekarno ini sangat memprihatinkan, yakni kurus dan juga hitam. Itulah alasannya seperti yang dituturkan oleh Ibu Wardoyo, orang tuanya tidak ingin menjenguk anaknya. Untuk menutupi keadaannya dan tidak membuat panik orang tuanya tersebut beliau berkilah jika kulitnya yang menghitam ini sebab sering bekerja serta bergerak berpanas-panas di bawah sinar matahari.
Beliau ingin memanaskan tulang-tulangnya, sebab selama berada di dalam penjara, tidak terdapat matahari yang menyinari ruangan sehingga menjadi lembab, dingin dan juga gelap. Delapan bulan berlalu kasusnya kemudian disidangkan oleh Belanda. Dalam pembelaannya, beliau membuat judul bahwa “Indonesia Menggugat” yang mengungkapkan keserakahan Belanda yang mengaku sebagai bangsa yang lebih maju tersebut.
Dalam pembelaannya tersebut, ternyata membuat Belanda semakin kalap dan PNI yang dibentuk oleh Soekarno tersebut dibubarkan pada tahun 1930, tepatnya bulan Juli. Kebebasan pun menantinya, dan benar saja pada tahun 1931 setelah keluar dari penjara Soekarno yang sudah tidak memiliki partai ini bergabung bersama Partindo. Baru saja bergabung, soekarno dipercaya oleh teman-temannya sebagai pemimpin yang membuatnya kembali ditangkap Belanda. Beliau dibuang ke Flores dan ke Bengkulu 4 tahun kemudian. Perjuangan yang panjang pun dilaluinya dan mempertemukan beliau dengan Bung Hatta untuk memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.
Kemerdekaan tersebut di proklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945 yang sekarang di jadikan sebagai tanggal kemerdekaan. Beliau membuat gagasan dasar Negara yang disepakati bernama Pancasila. Itulah yang mengantarkan Ir. Soekarno menjadi Presiden RI pertama yang dipilih oleh rekan-rekannya dari PPKI serta mengangkat Mohammad Hatta sebagai wakil presiden RI yang pertama dalam sejarah bangsa Indonesia
Di luar sosoknya sebagai pejuang, mungkin tak banyak orang yang tahu jika Bung Karno pernah menikah sebanyak 9 kali. Dari penuturan orang-orang terdekatnya, Soekarno selama hidupnya terlihat memiliki karisma yang luar biasa. Itulah mengapa beliau sangat mudah membius wanita cantik untuk dijadikan isterinya. Bung Karno menuturkan jika untuk urusan wanita beliau tidak memiliki banyak kriteria sebab dirinya justru tertarik dengan wanita yang berpakaian sopan dan sederhana.
Pernah suatu ketika Fatmawati bertanya padanya, bagaimana pandangan beliau terhadap wanita dengan penampilan yang seksi. Beliau menuturkan jika beliau lebih tertarik dengan wanita yang berpakaian sopan dan sederhana dan juga apa adanya dan hal itulah yang amat disukai oleh Soekarno. Sambil memandang Fatmawati, beliau pun turut menjelaskan
Tak banyak yang tahu, jika Soekarno memiliki istri yang merupakan turunan orang Jepang yakni Naoko Nemoto yang berganti nama dengan Ratna Sari Dewi. Dari hasil pernikahannya dengan wanita keturunan Jepang tersebut, menghasilkan keturunan yang bernama Kartika. Sewaktu kecil, beliau tak lama hidup dengan orang tuanya yang ada di Blitar. SD hingga lulus sekolah, beliau justru tinggal dan indekos di Surabaya tepatnya di rumah Haji Oemar Said Tokroaminoto yang merupakan politisi pendiri SI atau Serikat Islam. Setelah kelulusannya, beliau melanjutkan pendidikannya di HBS atau Hoogere Burger School. Pada waktu itu, Soekarno sudah mendapat gemblengan sehingga jiwa nasionalismenya sangat besar.
Lulus dari HBS, tepatnya tahun 1920, Soekarno muda melanjutkan studinya ke THS atau Technische Hoogeschool yang kini bergelar menjadi ITB. Enam tahun kemudian, beliau mendapatkan gelar Ir tepat pada tanggal 25 Mei. Setelah kelulusannya tersebut beliau mengamalkan ajaran Marhaenisme serta menjadi pendiri Partai Nasional Indonesia atau PNI yang dibentuk tanggal 4 Juli tahun 1927. Tujuan di bentuknya partai tersebut adalah agar Indonesia bisa merdeka dari jajahan.
Akibat keberaniannya tersebut, Soekarno dimasukkan dalam penjara milik Belanda yakni penjara suka miskin. Selama berada di penjara, beliau mengandalkan hidupnya kepada sang istri untuk memasok kebutuhan hidupnya. Inggit dibantu kakak iparnya Sukarmini atau Ibu Wardoyo pada saat beliau dipenjara sering mengantarkan makanan untuk Soekarno. Pada saat itulah pengawasan di penjara Suka miskin ini semakin diperketat.
Oleh Belanda, Soekarno dianggap sebagai tahanan cukup berbahaya sebab menghasut orang lain untuk merdeka. Bahkan agar Soekarno tidak bisa mendapatkan informasi yang berasal dari luar penjara, beliau diisolasi bersama tahanan elite. Penghuni tahanan elite ini sebagian besar adalah warga Negara Belanda yang melakukan korupsi, penggelapan dan juga penyelewengan. Justru, ini menjadikan topik pembicaraan Soekarno tidak sesuai dengan para tahanan sebab yang ingin dibicarakan beliau adalah bagaimana untuk memerdekakan Indonesia.
Topik pembicaraan yang biasanya dia dengar adalah soal cuaca, makanan dan hal yang tidak pernah penting. Berada di penjara Suka miskin selama berbulan-bulan, menjadikan Soekarno putus komunikasi dengan para sahabat seperjuangannya. Namun dirinya tak kehilangan akal dan selalu mencari informasi dari luar.
Akhirnya beliau menemukan media yang bisa digunakan sebagai sarana komunikasi dengan istrinya yakni dengan telur. Jika telur yang dibawa berupa telur asin, maka kabar buruk sedang menimpa teman seperjuangan Bung Karno. Akan tetapi beliau hanya bisa menduga saja sebab tak tau persis apa yang sedang terjadi. Soekarno selalu mendapat pengawasan ketat sehingga tak leluasa berbicara dengan Inggit. Setiap barang bawaan yang dibawa oleh Inggit pun selalu mendapat pemeriksaan khusus.
Lama kelamaan Soekarno dan inggit menemukan cara yang dianggap lebih mudah untuk melakukan komunikasi untuk mengelabui tentara Belanda. Meski medianya masih sama berupa telur, namun sekarang cara berbeda diterapkan untuk melakukan komunikasi sebagai kabar di luar penjara. Caranya adalah dengan menusuk jarum ke bagian telur. Jika mendapati kiriman telur dengan satu tusukan, itu artinya adalah kabar baik. Jika telur ditusuk sebanyak dua kali, artinya ada salah seorang teman yang sedang ditangkap. Sedangkan 3 tusukan, maknanya adalah penyergapan kepada aktivis kemerdekaan yang cukup besar.
Soekarno dipenjara pada tahun 1929 Desember, dan dibebaskan akhir bulan Desember tahun 1931. Selama menjalani hukuman di penjara Suka miskin ini Soekarno tak pernah sekalipun dijenguk kedua orang tuannya yang bermukim di Blitar. Berdasarkan penuturan kakaknya yakni Ibu wardoyo, kedua orang tuanya tersebut tidak sanggup jika harus melihat anak kesayangannya berada di penjara dan tak berdaya.
Selama di Suka miskin kondisi Soekarno ini sangat memprihatinkan, yakni kurus dan juga hitam. Itulah alasannya seperti yang dituturkan oleh Ibu Wardoyo, orang tuanya tidak ingin menjenguk anaknya. Untuk menutupi keadaannya dan tidak membuat panik orang tuanya tersebut beliau berkilah jika kulitnya yang menghitam ini sebab sering bekerja serta bergerak berpanas-panas di bawah sinar matahari.
Beliau ingin memanaskan tulang-tulangnya, sebab selama berada di dalam penjara, tidak terdapat matahari yang menyinari ruangan sehingga menjadi lembab, dingin dan juga gelap. Delapan bulan berlalu kasusnya kemudian disidangkan oleh Belanda. Dalam pembelaannya, beliau membuat judul bahwa “Indonesia Menggugat” yang mengungkapkan keserakahan Belanda yang mengaku sebagai bangsa yang lebih maju tersebut.
Dalam pembelaannya tersebut, ternyata membuat Belanda semakin kalap dan PNI yang dibentuk oleh Soekarno tersebut dibubarkan pada tahun 1930, tepatnya bulan Juli. Kebebasan pun menantinya, dan benar saja pada tahun 1931 setelah keluar dari penjara Soekarno yang sudah tidak memiliki partai ini bergabung bersama Partindo. Baru saja bergabung, soekarno dipercaya oleh teman-temannya sebagai pemimpin yang membuatnya kembali ditangkap Belanda. Beliau dibuang ke Flores dan ke Bengkulu 4 tahun kemudian. Perjuangan yang panjang pun dilaluinya dan mempertemukan beliau dengan Bung Hatta untuk memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.
Kemerdekaan tersebut di proklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945 yang sekarang di jadikan sebagai tanggal kemerdekaan. Beliau membuat gagasan dasar Negara yang disepakati bernama Pancasila. Itulah yang mengantarkan Ir. Soekarno menjadi Presiden RI pertama yang dipilih oleh rekan-rekannya dari PPKI serta mengangkat Mohammad Hatta sebagai wakil presiden RI yang pertama dalam sejarah bangsa Indonesia
Di luar sosoknya sebagai pejuang, mungkin tak banyak orang yang tahu jika Bung Karno pernah menikah sebanyak 9 kali. Dari penuturan orang-orang terdekatnya, Soekarno selama hidupnya terlihat memiliki karisma yang luar biasa. Itulah mengapa beliau sangat mudah membius wanita cantik untuk dijadikan isterinya. Bung Karno menuturkan jika untuk urusan wanita beliau tidak memiliki banyak kriteria sebab dirinya justru tertarik dengan wanita yang berpakaian sopan dan sederhana.
Pernah suatu ketika Fatmawati bertanya padanya, bagaimana pandangan beliau terhadap wanita dengan penampilan yang seksi. Beliau menuturkan jika beliau lebih tertarik dengan wanita yang berpakaian sopan dan sederhana dan juga apa adanya dan hal itulah yang amat disukai oleh Soekarno. Sambil memandang Fatmawati, beliau pun turut menjelaskan
jika beliau tidak menyukai wanita
yang memakai lipstik, rok pendek dengan pakaian yang ketat seperti orang
modern. Alangkah baiknya jika kecantikan wanita terlihat pada
keasliannya.
Wanita yang konservatif, setia dan senang menjaga suaminya adalah wanita idamannya. Beliau sangat senang jika wanita tersebut mengambilkan alas kaki untuknya. Dia mengatakan pandangannya terhadap wanita Amerika yang menyuruh suaminya untuk mencuci piring. Mendengar itu pun Fatmawati sangat terkesima dan semakin terpesona dengan kesederhanaan soekarno yang membawanya menikah hingga akhir hayatnya.
Pergolakan politik yang hebat yang terjadi di Indonesia pada tahun 1960an terutama yang disebabkan oleh pemberontakan hebat yang dikenal sebagai G30-S/PKI membuat akhir dari pemerintahan Presiden Soekarno yang kemudian ditandai dengan munculnya “Supersemar” atau yang lebih dikenal sebagai Surat Perintah Sebelas Maret pada tahun 1966 yang menandai peralihan kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto.
Setelah tidak menjabat sebagai presiden, Soekarno kemudian lebih banyak menghabiskan waktunya di istana Bogor dimana kesehatannya yang terus menerus makin menurun yang kemudian pada tanggal 21 Juni 1970, Soekarno kemudian menghembuskan nafas terakhirnya di RSPAD Gatot Subroto menandai perginya sang Proklamator atau Bapak Pendiri bangsa Indonesia ini ke pangkuan Yang Maha Kuasa. Jenazah Sang Proklamator kemudian disemayamkan di Wisma Yaso, jakarta yang kemudian dibawa ke Blitar, Jawa timur untuk di makamkan berdekatan dengan makam ibunya, Ida Ayu Nyoman Rai. Atas jasa-jasa dari Soekarno kemudian negara menganugerahkan gelar “Pahlawan Proklamasi” kepada Presiden Soekarno. Pada tahun 2013 lalu, kisah perjuangan dari Ir. Soekarno kemudian diangkat ke layar lebar dengan film berjudul Soekarno : Indonesia Merdeka! yang disutradarai oleh Hanung Bramantio dan dibintangi oleh Ario Bayu sebagai Tokoh Soekarno dan Tika Bravani sebagai Fatmawati serta Maudy Koesnaedi sebagai Inggit Garnasih.
Isu di bunuh secara perlahan
Banyak keyakinan orang banyak bahwa Bung Karno dibunuh secara perlahan mungkin bisa dilihat dari cara pengobatan proklamator RI secara ketat di atur oleh Presiden Soeharto. Ketika sakit Soekarno ditahan di Wisma Yasso di Jl. Gatot Subroto. Penahanan ini membuatnya amat menderita lahir dan bathin. Anak-anaknya pun tidak dapat bebas mengunjunginya.
Banyak resep tim dokternya, yang dipimpin dr. Mahar Mardjono, yang tidak dapat ditukar dengan obat. Ada tumpukan resep di sebuah sudut di tempat penahanan Bung Karno. Resep-resep untuk mengambil obat di situ tidak pernah ditukarkan dengan obat. Bung Karno memang dibiarkan sakit dan mungkin dengan begitu diharapkan oleh penguasa baru tersebut agar bisa mempercepat kematiannya.
Permintaan dari tim dokter Bung Karno untuk mendatangkan alat-alat kesehatan dari Cina pun dilarang oleh Presiden Soeharto. “Bahkan untuk sekadar menebus obat dan mengobati gigi yang sakit, harus seizin dia, ” demikian Rachmawati Soekarnoputeri pernah bercerita.
Jika anda berkunjung ke Bangkok, Thailand jangan lupa untuk berkunjung ke Museum Madame Tussauds untuk melihat Patung Soekarno yang terbuat dari lilin. Patung lilin tersebut dibuat menyerupai Presiden Soekarno. Patung tersebut dibuat sebagai salah satu bentuk penghormatan oleh Madame Tussauds kepada Presiden Soekarno sebagai salah satu Proklamator dan sebagai Bapak Bangsa Indonesia dan juga peranan Soekarno bagi dunia internasional selama menjabat sebagai Presiden Soekarno.
Berikut Sebagian Kutipan Kata Kata Bijak Dari Presiden Soekarno
- http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6776934
- http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6776934
- http://m.kaskus.co.id/post/510bca7de374b4fb13000006
- http://zheyfive.blogspot.com/2012/06/kata-bijak-ir-soekarno.html
- http://artofthinking2.blogdetik.com/2012/05/19/10-kata-kata-bijak-ir-soekarno/
Wanita yang konservatif, setia dan senang menjaga suaminya adalah wanita idamannya. Beliau sangat senang jika wanita tersebut mengambilkan alas kaki untuknya. Dia mengatakan pandangannya terhadap wanita Amerika yang menyuruh suaminya untuk mencuci piring. Mendengar itu pun Fatmawati sangat terkesima dan semakin terpesona dengan kesederhanaan soekarno yang membawanya menikah hingga akhir hayatnya.
Pergolakan politik yang hebat yang terjadi di Indonesia pada tahun 1960an terutama yang disebabkan oleh pemberontakan hebat yang dikenal sebagai G30-S/PKI membuat akhir dari pemerintahan Presiden Soekarno yang kemudian ditandai dengan munculnya “Supersemar” atau yang lebih dikenal sebagai Surat Perintah Sebelas Maret pada tahun 1966 yang menandai peralihan kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto.
Setelah tidak menjabat sebagai presiden, Soekarno kemudian lebih banyak menghabiskan waktunya di istana Bogor dimana kesehatannya yang terus menerus makin menurun yang kemudian pada tanggal 21 Juni 1970, Soekarno kemudian menghembuskan nafas terakhirnya di RSPAD Gatot Subroto menandai perginya sang Proklamator atau Bapak Pendiri bangsa Indonesia ini ke pangkuan Yang Maha Kuasa. Jenazah Sang Proklamator kemudian disemayamkan di Wisma Yaso, jakarta yang kemudian dibawa ke Blitar, Jawa timur untuk di makamkan berdekatan dengan makam ibunya, Ida Ayu Nyoman Rai. Atas jasa-jasa dari Soekarno kemudian negara menganugerahkan gelar “Pahlawan Proklamasi” kepada Presiden Soekarno. Pada tahun 2013 lalu, kisah perjuangan dari Ir. Soekarno kemudian diangkat ke layar lebar dengan film berjudul Soekarno : Indonesia Merdeka! yang disutradarai oleh Hanung Bramantio dan dibintangi oleh Ario Bayu sebagai Tokoh Soekarno dan Tika Bravani sebagai Fatmawati serta Maudy Koesnaedi sebagai Inggit Garnasih.
Isu di bunuh secara perlahan
Banyak keyakinan orang banyak bahwa Bung Karno dibunuh secara perlahan mungkin bisa dilihat dari cara pengobatan proklamator RI secara ketat di atur oleh Presiden Soeharto. Ketika sakit Soekarno ditahan di Wisma Yasso di Jl. Gatot Subroto. Penahanan ini membuatnya amat menderita lahir dan bathin. Anak-anaknya pun tidak dapat bebas mengunjunginya.
Banyak resep tim dokternya, yang dipimpin dr. Mahar Mardjono, yang tidak dapat ditukar dengan obat. Ada tumpukan resep di sebuah sudut di tempat penahanan Bung Karno. Resep-resep untuk mengambil obat di situ tidak pernah ditukarkan dengan obat. Bung Karno memang dibiarkan sakit dan mungkin dengan begitu diharapkan oleh penguasa baru tersebut agar bisa mempercepat kematiannya.
Permintaan dari tim dokter Bung Karno untuk mendatangkan alat-alat kesehatan dari Cina pun dilarang oleh Presiden Soeharto. “Bahkan untuk sekadar menebus obat dan mengobati gigi yang sakit, harus seizin dia, ” demikian Rachmawati Soekarnoputeri pernah bercerita.
Jika anda berkunjung ke Bangkok, Thailand jangan lupa untuk berkunjung ke Museum Madame Tussauds untuk melihat Patung Soekarno yang terbuat dari lilin. Patung lilin tersebut dibuat menyerupai Presiden Soekarno. Patung tersebut dibuat sebagai salah satu bentuk penghormatan oleh Madame Tussauds kepada Presiden Soekarno sebagai salah satu Proklamator dan sebagai Bapak Bangsa Indonesia dan juga peranan Soekarno bagi dunia internasional selama menjabat sebagai Presiden Soekarno.
![]() |
| Patung Lilin Soekarno di Bangkok, Thailand |
Berikut Sebagian Kutipan Kata Kata Bijak Dari Presiden Soekarno
- Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu ! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, dari pada makan bestik tetapi budak. [Pidato HUT Proklamasi, 1963]
- Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya. (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961)
- Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.
- Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.
- Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun.
- Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.
- ……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……
- Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segi tiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan kita selesai ! Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat.
- Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia
- Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya
- Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca bengala dari pada masa yang akan datang.
- http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6776934
- http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6776934
- http://m.kaskus.co.id/post/510bca7de374b4fb13000006
- http://zheyfive.blogspot.com/2012/06/kata-bijak-ir-soekarno.html
- http://artofthinking2.blogdetik.com/2012/05/19/10-kata-kata-bijak-ir-soekarno/
Dhyo Haw - tetap tersenyum kawan Lyric
kenangan terakhir buatku tak bisa lupakan wajahmuuu
saat kt bersama berbagi rasa habiskan wktuuuu
samua yg sering kau lakukan tapi kini tak akan lagi bisa ku dengarr
~~intro..
cahaya mentari.. tak bersinar terang
seakan kecewa
krna kau tak ada
buat kutertawa lagi
buat ku tak sepi lg
rindu kami bertumpuk disini
hidup ini adalah pilihan yang harus kamu pilih yg terbaik tuk jalan mu sendiri
sekarang yg kau memilih jalanmu sendiri
jadi kini kau yg haru jalanii
hoo
~~Reff
tetap tersenyum kaawan tatap mataku kawan jgn pernah kau merasa sepi sendiri
kami disini kawan tetap menunggumu bersama sama lagi
- See more at: http://cinta009.blogspot.com/2013/07/makna-arti-cinta-sejati-yang-sesungguhnya.html#sthash.vqT3D1Mw.dpuf
- See more at: http://cinta009.blogspot.com/2013/07/makna-arti-cinta-sejati-yang-sesungguhnya.html#sthash.vqT3D1Mw.dpufvfbfdb
- See more at: http://cinta009.blogspot.com/2013/07/makna-arti-cinta-sejati-yang-sesungguhnya.html#sthash.vqT3D1Mw.dpuf
saat kt bersama berbagi rasa habiskan wktuuuu
samua yg sering kau lakukan tapi kini tak akan lagi bisa ku dengarr
~~intro..
cahaya mentari.. tak bersinar terang
seakan kecewa
krna kau tak ada
buat kutertawa lagi
buat ku tak sepi lg
rindu kami bertumpuk disini
hidup ini adalah pilihan yang harus kamu pilih yg terbaik tuk jalan mu sendiri
sekarang yg kau memilih jalanmu sendiri
jadi kini kau yg haru jalanii
hoo
~~Reff
tetap tersenyum kaawan tatap mataku kawan jgn pernah kau merasa sepi sendiri
kami disini kawan tetap menunggumu bersama sama lagi
makna dan arti cinta sejati yang sesungguhnya
Teman-teman….apa itu cinta? Sebuah kata yang sangat
fenomenal tidak hanya dari segi rasa, namun mencakup segala aspek
kehidupan. Banyak orang mengagung-agungkan cinta dan mungkin ada
diantara temen-temen pembaca salah satunya.
Bahkan ada yang rela mati karna cinta! Seperti kisah dramatis antara
Romeo dan Juliet. Banyak yang mengatakan bahwa cinta tidak bisa
dijelaskan dengan kata-kata namun hanya bisa dirasakan. Tapi faktanya,
kenapa banyak orang berteori tentang cinta? Dan juga mengapa banyak
orang belajar bagaimana mengungkapkan cinta.
Nah temen-temen..pernahkah terlintas dalam hati sebuah pertanyaan “apakah ini yang dinamakan cinta?”.
Hadirnya cinta atau banyak pula orang yang menyebutnya dengan istilah
“virus merah jambu”, seringkali membuat hati menjadi galau. Antara
bahagia, senang, sehingga hati bak berbunga-bunga membuat bibir ini
kerap tersenyum. Ada pula yang merasa bingung dibuatnya. Bahkan ya
temen-temen, ada yang kerap kali merasa sedih ketika “virus ini” tak
bisa ia ungkapkan tentang apa yang sedang hatinya rasakan. Nah loh…..?
Yah…benar sekali, karna cinta tak dapat terlihat fisiknya bak angin, tak
dapat tercium aromanya seperti bunga di taman , tak dapat kita dengar
tapi kita bisa menyentuhnya…memilikinya dengan hati kita!
Yah..hati kita tempat cinta itu bersemayam, bak angin datang kita dapat
merasakan hadirnya cinta, merasakan keindahan melebihi keindahan taman
bunga. Cinta mampu membuat hidup penuh warna, penuh kasihsayang,
pengertian, kelembutan, kebahagiaan, mampu membangkitkan gairah hidup
dalam semangat pencapaian puncak kepuasan hati itu sendiri. Cinta yang
baik akan membawa kita ke kehidupan penuh kebahagiaan, namun cinta yang
buruk akan berdampak buruk pula terhadap hati maupun kehidupan kita.
Cinta itu sederhana. Cukup kita rasakan dan merealisasikan dengan benar
dalam kehidupan kita. Berikan cinta teruntuk orang-orang disekeliling
kita, teruntuk mereka yang kita sayangi. Setujuuu???
Arti Cinta Sejati
Apakah temen-temen yakin bahwa cinta kalian sejati? Seperti apa dan bagaimana cinta itu?
Cinta sejati muncul seiring berjalannya waktu yang mereka lewati bersama
dalam suka dan duka.Karna cinta sejati tak dapat diukur hanya dengan
sebuah ungkapan sayang.Cinta sejati tak akan disebut sebagai cinta
sejati kecuali kita sendiri yang mensejatikan cinta itu sendiri.
Cinta tak dapat dikatakan sejati hanya dengan terjadinya sebuah
pernikahan, namun seberapa kuat pertahanan cinta mereka dalam ikatan
pernikahan dengan menjaga, saling berkasihsayang, pengertian, sampai
akhir hayat mereka.
Cinta sejati tak dapat diungkapkan dengan kata-kata, namun bisa kita
rasakan kekuatan cinta itu sendiri yang mampu menjadi benteng kokoh
dalam sebuah jalinan asmara.
Cinta sejati mengerti apa-apa yang tak bisa dikatakan, mendengar apa yang tak bisa diucapkan.
Cinta sejati tak hanya akan tersenyum ketika berjumpa, namun ia akan terharu hingga tak terasa menitikkan air mata kebahagiaan.
Cinta sejati rela berkorban untuk kebahagiaan pujaan hatinya, namun ia
akan tetap tersenyum untuknya meski hatinya hancur berkeping-keping.
Cinta sejati memiliki hati yang bijak tak hanya otak cerdas, ia tidak hanya mencintai pasangannya namun juga menghormatinya .
Cinta sejati tak hanya menghibur pasangannya dikala sedih namun juga menangis dalam do’a untuknya.
Cinta sejati tak akan pernah pergi , karna ia senantiasa besemayam
dihati. Menjaga segenap perasaan cinta yang telah dipercayakan padanya.
Cinta sejati sama halnya sepasang sepatu, meski berbeda kanan-kiri
mereka akan tetap berjalan satu tujuan (kebahagiaan). Jika hilang salah
satu dari mereka…maka tak adalah arti dari ia yang tinggal sebelah
saja(sendiri).
Cinta sejati tidak akan memandang kekurangan pasangannya sebagai kelemahan, keburukan tetapi sebagai sebuah keindahan.
Cinta sejatimu ada di hatimu, ada dalam jiwamu, ada di setiap nafasmu
dan ada di dalam cinta itu sendiri, lantas kepada siapa kau akan
persembahkan cinta sejatimu ?
makna dan arti cinta sejati yang sesungguhnya
Teman-teman….apa itu cinta? Sebuah kata yang sangat
fenomenal tidak hanya dari segi rasa, namun mencakup segala aspek
kehidupan. Banyak orang mengagung-agungkan cinta dan mungkin ada
diantara temen-temen pembaca salah satunya.
Bahkan ada yang rela mati karna cinta! Seperti kisah dramatis antara
Romeo dan Juliet. Banyak yang mengatakan bahwa cinta tidak bisa
dijelaskan dengan kata-kata namun hanya bisa dirasakan. Tapi faktanya,
kenapa banyak orang berteori tentang cinta? Dan juga mengapa banyak
orang belajar bagaimana mengungkapkan cinta.
Nah temen-temen..pernahkah terlintas dalam hati sebuah pertanyaan “apakah ini yang dinamakan cinta?”.
Hadirnya cinta atau banyak pula orang yang menyebutnya dengan istilah
“virus merah jambu”, seringkali membuat hati menjadi galau. Antara
bahagia, senang, sehingga hati bak berbunga-bunga membuat bibir ini
kerap tersenyum. Ada pula yang merasa bingung dibuatnya. Bahkan ya
temen-temen, ada yang kerap kali merasa sedih ketika “virus ini” tak
bisa ia ungkapkan tentang apa yang sedang hatinya rasakan. Nah loh…..?
Yah…benar sekali, karna cinta tak dapat terlihat fisiknya bak angin, tak
dapat tercium aromanya seperti bunga di taman , tak dapat kita dengar
tapi kita bisa menyentuhnya…memilikinya dengan hati kita!
Yah..hati kita tempat cinta itu bersemayam, bak angin datang kita dapat
merasakan hadirnya cinta, merasakan keindahan melebihi keindahan taman
bunga. Cinta mampu membuat hidup penuh warna, penuh kasihsayang,
pengertian, kelembutan, kebahagiaan, mampu membangkitkan gairah hidup
dalam semangat pencapaian puncak kepuasan hati itu sendiri. Cinta yang
baik akan membawa kita ke kehidupan penuh kebahagiaan, namun cinta yang
buruk akan berdampak buruk pula terhadap hati maupun kehidupan kita.
Cinta itu sederhana. Cukup kita rasakan dan merealisasikan dengan benar
dalam kehidupan kita. Berikan cinta teruntuk orang-orang disekeliling
kita, teruntuk mereka yang kita sayangi. Setujuuu???
Arti Cinta Sejati
Apakah temen-temen yakin bahwa cinta kalian sejati? Seperti apa dan bagaimana cinta itu?
Cinta sejati muncul seiring berjalannya waktu yang mereka lewati bersama
dalam suka dan duka.Karna cinta sejati tak dapat diukur hanya dengan
sebuah ungkapan sayang.Cinta sejati tak akan disebut sebagai cinta
sejati kecuali kita sendiri yang mensejatikan cinta itu sendiri.
Cinta tak dapat dikatakan sejati hanya dengan terjadinya sebuah
pernikahan, namun seberapa kuat pertahanan cinta mereka dalam ikatan
pernikahan dengan menjaga, saling berkasihsayang, pengertian, sampai
akhir hayat mereka.
Cinta sejati tak dapat diungkapkan dengan kata-kata, namun bisa kita
rasakan kekuatan cinta itu sendiri yang mampu menjadi benteng kokoh
dalam sebuah jalinan asmara.
Cinta sejati mengerti apa-apa yang tak bisa dikatakan, mendengar apa yang tak bisa diucapkan.
Cinta sejati tak hanya akan tersenyum ketika berjumpa, namun ia akan terharu hingga tak terasa menitikkan air mata kebahagiaan.
Cinta sejati rela berkorban untuk kebahagiaan pujaan hatinya, namun ia
akan tetap tersenyum untuknya meski hatinya hancur berkeping-keping.
Cinta sejati memiliki hati yang bijak tak hanya otak cerdas, ia tidak hanya mencintai pasangannya namun juga menghormatinya .
Cinta sejati tak hanya menghibur pasangannya dikala sedih namun juga menangis dalam do’a untuknya.
Cinta sejati tak akan pernah pergi , karna ia senantiasa besemayam
dihati. Menjaga segenap perasaan cinta yang telah dipercayakan padanya.
Cinta sejati sama halnya sepasang sepatu, meski berbeda kanan-kiri
mereka akan tetap berjalan satu tujuan (kebahagiaan). Jika hilang salah
satu dari mereka…maka tak adalah arti dari ia yang tinggal sebelah
saja(sendiri).
Cinta sejati tidak akan memandang kekurangan pasangannya sebagai kelemahan, keburukan tetapi sebagai sebuah keindahan.
Cinta sejatimu ada di hatimu, ada dalam jiwamu, ada di setiap nafasmu
dan ada di dalam cinta itu sendiri, lantas kepada siapa kau akan
persembahkan cinta sejatimu ?
makna dan arti cinta sejati yang sesungguhnya
Teman-teman….apa itu cinta? Sebuah kata yang sangat
fenomenal tidak hanya dari segi rasa, namun mencakup segala aspek
kehidupan. Banyak orang mengagung-agungkan cinta dan mungkin ada
diantara temen-temen pembaca salah satunya.
Bahkan ada yang rela mati karna cinta! Seperti kisah dramatis antara
Romeo dan Juliet. Banyak yang mengatakan bahwa cinta tidak bisa
dijelaskan dengan kata-kata namun hanya bisa dirasakan. Tapi faktanya,
kenapa banyak orang berteori tentang cinta? Dan juga mengapa banyak
orang belajar bagaimana mengungkapkan cinta.
Nah temen-temen..pernahkah terlintas dalam hati sebuah pertanyaan “apakah ini yang dinamakan cinta?”.
Hadirnya cinta atau banyak pula orang yang menyebutnya dengan istilah
“virus merah jambu”, seringkali membuat hati menjadi galau. Antara
bahagia, senang, sehingga hati bak berbunga-bunga membuat bibir ini
kerap tersenyum. Ada pula yang merasa bingung dibuatnya. Bahkan ya
temen-temen, ada yang kerap kali merasa sedih ketika “virus ini” tak
bisa ia ungkapkan tentang apa yang sedang hatinya rasakan. Nah loh…..?
Yah…benar sekali, karna cinta tak dapat terlihat fisiknya bak angin, tak
dapat tercium aromanya seperti bunga di taman , tak dapat kita dengar
tapi kita bisa menyentuhnya…memilikinya dengan hati kita!
Yah..hati kita tempat cinta itu bersemayam, bak angin datang kita dapat
merasakan hadirnya cinta, merasakan keindahan melebihi keindahan taman
bunga. Cinta mampu membuat hidup penuh warna, penuh kasihsayang,
pengertian, kelembutan, kebahagiaan, mampu membangkitkan gairah hidup
dalam semangat pencapaian puncak kepuasan hati itu sendiri. Cinta yang
baik akan membawa kita ke kehidupan penuh kebahagiaan, namun cinta yang
buruk akan berdampak buruk pula terhadap hati maupun kehidupan kita.
Cinta itu sederhana. Cukup kita rasakan dan merealisasikan dengan benar
dalam kehidupan kita. Berikan cinta teruntuk orang-orang disekeliling
kita, teruntuk mereka yang kita sayangi. Setujuuu???
Arti Cinta Sejati
Apakah temen-temen yakin bahwa cinta kalian sejati? Seperti apa dan bagaimana cinta itu?
Cinta sejati muncul seiring berjalannya waktu yang mereka lewati bersama
dalam suka dan duka.Karna cinta sejati tak dapat diukur hanya dengan
sebuah ungkapan sayang.Cinta sejati tak akan disebut sebagai cinta
sejati kecuali kita sendiri yang mensejatikan cinta itu sendiri.
Cinta tak dapat dikatakan sejati hanya dengan terjadinya sebuah
pernikahan, namun seberapa kuat pertahanan cinta mereka dalam ikatan
pernikahan dengan menjaga, saling berkasihsayang, pengertian, sampai
akhir hayat mereka.
Cinta sejati tak dapat diungkapkan dengan kata-kata, namun bisa kita
rasakan kekuatan cinta itu sendiri yang mampu menjadi benteng kokoh
dalam sebuah jalinan asmara.
Cinta sejati mengerti apa-apa yang tak bisa dikatakan, mendengar apa yang tak bisa diucapkan.
Cinta sejati tak hanya akan tersenyum ketika berjumpa, namun ia akan terharu hingga tak terasa menitikkan air mata kebahagiaan.
Cinta sejati rela berkorban untuk kebahagiaan pujaan hatinya, namun ia
akan tetap tersenyum untuknya meski hatinya hancur berkeping-keping.
Cinta sejati memiliki hati yang bijak tak hanya otak cerdas, ia tidak hanya mencintai pasangannya namun juga menghormatinya .
Cinta sejati tak hanya menghibur pasangannya dikala sedih namun juga menangis dalam do’a untuknya.
Cinta sejati tak akan pernah pergi , karna ia senantiasa besemayam
dihati. Menjaga segenap perasaan cinta yang telah dipercayakan padanya.
Cinta sejati sama halnya sepasang sepatu, meski berbeda kanan-kiri
mereka akan tetap berjalan satu tujuan (kebahagiaan). Jika hilang salah
satu dari mereka…maka tak adalah arti dari ia yang tinggal sebelah
saja(sendiri).
Cinta sejati tidak akan memandang kekurangan pasangannya sebagai kelemahan, keburukan tetapi sebagai sebuah keindahan.
Cinta sejatimu ada di hatimu, ada dalam jiwamu, ada di setiap nafasmu
dan ada di dalam cinta itu sendiri, lantas kepada siapa kau akan
persembahkan cinta sejatimu ?
Dhyo Haw - ada aku disini Lyric
Biarkan aku jadi sesuatu yang berarti untukmu tapi tidak sesaat
Biarkanku jadi tempat untuk bersandar disaat kau terpuruk rapuh
Jangan sampai kau lemah
Ku yakin kau pasti bisa bangkit
Jangan anggap kau sendiri hadapi ada.. aku disini..
Reff :
walau dia kini t’lah lama dihidupmu
namun sampai kini tak bahagiakan kamu.,.,
lupakan semuanya
tinggalkan saja .. percuma…
Buka lah matamu selebar dunia ini
dan rasakan banyak org yang perduli
jangan ingat lagi, Jangan kau sesali..
Ada aku disini,,.
Biarkanku jadi tempat untuk bersandar disaat kau terpuruk rapuh
Jangan sampai kau lemah
Ku yakin kau pasti bisa bangkit
Jangan anggap kau sendiri hadapi ada.. aku disini..
Reff :
walau dia kini t’lah lama dihidupmu
namun sampai kini tak bahagiakan kamu.,.,
lupakan semuanya
tinggalkan saja .. percuma…
Buka lah matamu selebar dunia ini
dan rasakan banyak org yang perduli
jangan ingat lagi, Jangan kau sesali..
Ada aku disini,,.
Langganan:
Postingan (Atom)



